Sering terdengar di telinga saya, orang berkata: “Bagaimana nasibku nanti jika,,..”, “Ini demi masa depanku kelak..” dan yang senada dengannya. Kata2 ataupun persepsi seperti di atas sudah menjadi kesalahan massal. Artinya, tiap orang membenarkan secara makna. Padahal secara hakikat, itu merupakan kesalahan yang sangat fatal.
Karena nasib sebenarnya adalah, Pada saat anda melakukan sesuatu..,, apakah tindakan tersebut benar dalam Pandangan Allah swt ataukah tidak. Sesuai dengan syariat islam ataukah keluar jalur?,,
Dicontohkan Nabi Muhammad saw, ataukah justru dilarang?
Masa depan sesungguhnya adalah, kehidupan akhirat kita. Hari demi hari yang kita fikirkan adalah, bagaimana membangun dan mempercantik rumah kita,, tanpa sedikitpun berusaha membangun rumah kita di akhirat. Sungguh,, saat ini sedang dibangun rumah2 di surga. Surga sudah jadi, neraka juga sudah dinyalakan. Maaf sobat DUNIA ISLAM semua, bukannya saya nakut2in. Tapi ini benar. Satu ucapan subhanalloh yang sobat mukmin semua ucapkan dengan ikhlash, akan berubah menjadi satu biji pohon di surga. Beberapa roka’at sholat dhuha, akan diganjar dengan rumah di surga jika Alloh terima.
Inilah masa depan kita sebenarnya. Anak seorang konglomerat sekalipun, belum tentu masa depannya bagus, kecuali harta dan semua yg ia miliki untuk keperluan akhiratnya. Anak seorang pemulung sekalipun tidak akan lama merasakan kesengsaraannya di dunia ini, jika ia seorang mukmin yang ta’at.
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
“Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” Qs. Al Baqoroh : 82
“Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” Qs. Al Baqoroh : 82
Masa depan sesungguhnya adalah, kehidupan akhirat kita. Hari demi hari yang kita fikirkan adalah, bagaimana membangun dan mempercantik rumah kita,, tanpa sedikitpun berusaha membangun rumah kita di akhirat. Sungguh,, saat ini sedang dibangun rumah2 di surga. Surga sudah jadi, neraka juga sudah dinyalakan. Maaf sobat DUNIA ISLAM semua, bukannya saya nakut2in. Tapi ini benar. Satu ucapan subhanalloh yang sobat mukmin semua ucapkan dengan ikhlash, akan berubah menjadi satu biji pohon di surga. Beberapa roka’at sholat dhuha, akan diganjar dengan rumah di surga jika Alloh terima.
Inilah masa depan kita sebenarnya. Anak seorang konglomerat sekalipun, belum tentu masa depannya bagus, kecuali harta dan semua yg ia miliki untuk keperluan akhiratnya. Anak seorang pemulung sekalipun tidak akan lama merasakan kesengsaraannya di dunia ini, jika ia seorang mukmin yang ta’at.
Mulai sekarang, tentukan arah masa depan kita masing2. Berbuatlah demi kemuliaan akhirat. Karena akhirat adalah hakikat masa depan kita semua. Mudah2 an sobat dapat mengambil hikmah dari tausiah ini, dan Alloh senantiasa Membimbing kita semua. Amin
Sumber : http://www.untukku.com/


pertamaxxx...
ReplyDeletesubhanallah... artikelny mantap banget. yup, mulai detik ini ane pikirkan 'masa depan' ane meski tak mudah u/ hindarkan tipu-muslihat dunia. Allah ma'ana...
thanks dah share y sob... keep posting. artikelny sungguh bermanfaat. salam blogger ^^
Terima Kasih sudah berkunjung kawan, yah mudah2an dengan baca artikel di atas paling tidak bisa memacu diri dan memotivasi diri agar smakin lebih baik ke depannya ya. Amin
ReplyDelete---Salam Sukses---
masa depan ku apa adanya.. :)
ReplyDeletesangat bermanfaat sobat..
ReplyDeletetrimakasih atas pencerahan sobat melalui artikel ini...
subhanalloh wal hamdulillah....
ReplyDeletebekal diakhirat adalah bekal nan abadi tak ada yg menggugurkan.
semoga postingan ini berkah bang...aamiin
artikelya mantab nih..
ReplyDeletejadi sering2 berkunjung ke blog ini
thanks sahabat atas pencerahannya, salam
ReplyDeleteiya bener kang, mudah-mudahan allah selalu memberikan kita hidayah untuk berbuat hal-hal yangm mulia, terima kash sudah sharing kang. salam kenal ya dari duniasharing [DS]
ReplyDeletekita nggak pernah tau masa depan kita seperti apa ,tapi kita hanya bisa berusaha?
ReplyDeletebenar sob, masa depan itu adalah akhirat
ReplyDeletekalo di akhirat'a nasib kita baik, maka baik pula masa depan kita dan sebalik'a
Kunjungan pertama nich sobat.saya suka postingan abang...sangat menarik sobat...
ReplyDeletesepertinya saya perdana disini :D postinganya mantab :D
ReplyDeleteartikel yang sangat bagus..
ReplyDeleteterimakasih atas pencerahan nya.
kata yang sangat salah..
ReplyDeletemasa depan kita adalah akherat...
jadi jika kita melakukan sesuatu untuk kehidupan itu bukan untuk masa depan.
semoga kita bisa mendapatkan masa depan yang baik sesuai dengan ibadah kita di dunia.
ReplyDeletesemoga kita semua bisa meraih masa depan yang sesungguh nya dengan sukses.
ReplyDeletememang kemusyrikan itu terkadang tidak terasa oeh kita, tetapi buktinya memang tidak sedikit kemusyrikan yang kita lakukan..
ReplyDeletesubhanalloh..
info nya sangat berguna
ReplyDeletebanyak yang masih percaya kepada dukun lah,paranolmal lah,,,
ReplyDeletetapi gx percaya sama yang menciptakan,,,
subhanaloh,,,,,
inalilahiii
banyak sekali hal-hal yang diluar koridor agama sering kita lakukan, apakah itu yang disadari maupun yang tidak disadari,,,
ReplyDeletemasa depan ku tergantung kita sendiri
ReplyDeleteSemoga kita bisa meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat, itulah cita-cita kita. Aamiin.
ReplyDeleteamin ya robal alamin
ReplyDeletesemoga saya bisa membangun masa depan yang baik
Untuk mencapao kesuksesan yang dapat menolong diri kita hanyalah kita sendiri dan Allah Taala
ReplyDeletememang..kita tidak boleh mengacu pad keindahan dunia saja,,untuk urusan keberhasilan biar lah Allah yang menentukan,,jadilah manusia yang shaleh dan pemberi sedekah..
ReplyDeletesemoga kita menjadi orang yang selamat di dunia maupun di akhirat
ReplyDeleteSelamat pagi, ikut nyimak artikelnya..
ReplyDeleteterimakasih infonya, sangat bermanfaat sekali
ReplyDeleteterimakasih infonya gan, semoga sukses selalu
ReplyDeletesangat bermanfaat. semoga bisa menyebutkan nya subhannallah dengan ikhlas...
ReplyDelete